
Pertemuan Trump-Xi kemungkinan besar akan terjadi tahun depan, kata duta besar AS untuk Tiongkok
Pertemuan yang sangat dinantikan antara presiden AS dan Tiongkok kemungkinan besar akan terjadi tahun depan daripada musim gugur ini, kata Duta Besar AS untuk Tiongkok, David Perdue, Selasa.
"Kami menantikan pertemuan ini, seperti yang dikatakan Presiden Trump, dan kemungkinan besar dalam waktu dekat, tetapi pasti tahun depan," kata Perdue. Pernyataannya tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama sekelompok anggota parlemen AS dalam kunjungan langka ke Beijing, yang pertama sejak 2019.
Setelah panggilan telepon pada hari Jumat dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden AS Donald Trump mengatakan di media sosial bahwa keduanya sepakat untuk bertemu di sekitar pertemuan puncak multilateral di Korea Selatan bulan depan. Trump juga mengatakan akan mengunjungi Tiongkok awal tahun depan, diikuti dengan kunjungan Xi ke AS. Pernyataan Tiongkok mengenai panggilan telepon tersebut tidak menyertakan detail tersebut.
Perdue mengindikasikan bahwa delegasi Dewan Perwakilan Rakyat AS membahas panggilan telepon presiden dan potensi pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri He Lifeng pada hari Senin. Para anggota parlemen juga bertemu dengan Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang pada hari Minggu.
"Saya ingin mengatakan bahwa hubungan antara Presiden Xi dan Presiden Trump sebenarnya sangat baik dan sangat menggembirakan saat ini," kata Perdue.
Anggota DPR dari Partai Demokrat, Adam Smith, memimpin delegasi bipartisan yang terdiri dari empat anggota parlemen, termasuk satu anggota dari Partai Republik. Smith, yang juga merupakan anggota Demokrat teratas di Komite Angkatan Bersenjata DPR, mengatakan bahwa delegasi tersebut juga membahas penyelesaian perbedaan kepemilikan TikTok selama pertemuan mereka dengan pihak Tiongkok.
Smith menekankan bahwa kunjungan ke Tiongkok bertujuan untuk meningkatkan komunikasi antara kedua negara, terutama mengenai isu-isu militer.
"Kami masih belum mencapai kesepakatan," kata Smith. Ia menambahkan bahwa AS dan Tiongkok perlu "tidak harus sejalan, [tetapi] setidaknya sejalan."(Cay)
Sumber: CNBC
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...
Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...